Rabu, 15 Mei 2013

Supernatural 3 Episode 2. The Kids Are Alright

Seorang ayah mengantarkan putrinya ke rumah mantan istrinya, anak itu nampak ketakutan dan bilang kalau ia tak mau kembali kerumah ayahnya lagi, rumah ayahnya berhantu. Di garasi sang ayah itu, ia pulang setelah mengantar putrinya, ia merasa ada sesuatu di garasinya, saat ia lihat ia tak menemuka apapun, ia tinggal lagi, dan suara mesin gergaji berbunyi, saat ia datangi mesin itu berhenti, dan saat ia berbalik, sesautu didepannya membuat ia terjatuh tepat di gergaji yang seketika itu menyala.
Disebuah café, Sam bercerita tentang gadis yang ia temui dan menyelamatkannya, Dean berkata untuk berhati hati saja, Dean bahkan belum pernah melihat wanita itu. Setelah itu Sam mulai bercerita tentang korban yang beritanya muncul dikoran, Sam mengajak Dean kelokasi itu, tapi Dean memaksa Sam untuk mampir kesuatu tempat. Ternyata Dean mampir ke tempat Lisa, mantan kekasihnya ketika ia masih ABG dulu. Dean nampak terpesona karena Lisa tetap memukau seperti dahulu kala. Dean datang bertepatan dengan pesta ulang tahun Ben, anak Lisa.
Dean akhirnya ikut masuk juga ke pesta yang dipenuhi dengan anak anak itu. Dean melihat Ben beridiri di pinggir taman, Dean merasa Ben sangat mirip dengan dirinya. Lebih-lebih setelah mereka berkenalan, gaya dan cara makan mereka nyaris sama, bahkan Ben pun juga mulai nampak kelihatan play boy, sama persis seperti Dean. Dean semakin berfikir kalau Ben adalah anak biologisnya bersama Lisa. Dean sebenarnya ingin menyanyakan itu pada Lisa, tapi ia tak tega. Dean sempat melihat juga anak kecil dan ibunya di awal cerita tadi, ibu anak itu bercerita pada Lisa kalau putrinya berubah, ia bahkan seolah tidak mengenali putrinya sendiri.
Disebuah café, Sam bertemu dengan gadis yang menolongnya lagi, Mereka ngobrol sedikit karena gadis itu masih sangat misterius, ia hanya memastikan kalau ia datang sebagai penolong Sam. Bahkan ia tak mengatakan siapa namanya pada Sam, Sam sebeanrnya sedikit jengkel tapi juga penasaran, sebelum ia pergi meninggalkan Sam, gadis itu menuliskan sesuatu ditangan Sam. Sam kemudian mendapat telepon dari Dean. Dean bercerita tentang keaneahn yang terjadi pada beberapa anak-anak.
Dirumah Katie, gadis yang nampak aneh tadi. Ibunya baru saja terbangun dari tidur, Kati merengek meminta makan, ibunya kemudian membuatkannya, tapi ia melihat Katie semakin berubah. Ia jadi keras dan sikapnya aneh. Di rumah lain, Sam melakukan penyelidikan. Sam melihat seorang anak kecil nampak murung, ia juga melihat ada tanda bekas darah di dekat jendela kamar anak itu, Sam merasa ada makhluk yang mendatangi mereka, Sam lalu pamitan, namun ia melihat ibu anak itu pada bagian lehernya seperti ada bekas luka memar mereah dengan bintik-bintik hitam ditepinya. Di rumah Katie, ibunya mulai merasa nyeri pada bagian leher belakangnya, setelah membuatkan makanan, ia meninggalkan Katie lalu ia ke toilet, ia kunci pintunya dari dalam, saat ibuKatie melihat kecermin, ia menemukan bekas luka yang sama seperti wanita yang ditemu Sam. Katie datang ketolet, mengetuk ketuk pintu dengan marah, ibunya ketakitan dan tak membukannya, sampai ada tamu datang, Katie tak lagi mendobrak dobrak pintu toilet.Ibunya menyusul menemui tamunya, ternyata guru sekolah Katie yang membawakan makanan, Katie sudah membukakan pintu terlebih dahulu. Ibu Katie ketakutan dan secepatnya meyuruh pergi guru itu, mengunci pintu lalu melihat Katie lagi, Katie meyakinkan pada ibunya kalau ibunya tidak akan meninggalkan dirinya sendirian.
Dean ketika hendak masuk kemobilnya, ia melihat Ben ada ditaman merenung, ia mendatangi Ben dan bertanya pada Ben, ternyata ada 3 teman Ben yang mengambil mainan Ben, Ben tak berani merebutnya, tapi Dean kemudian mengajari Ben untuk berani, Ben kemudian menghampir teman temannya itu, menendang yang paling besar, lalu mengambil lagi mainannya. Saat itu Lisa datang, ia tidak suka cara Ben kasar terhadapa temannya, Lisa tak mau mendengarkan alas an Ben dan ia marah pada Dean karena mengajarkan seuatu yang buruk pada putranya, namun sebelum pergi, Ben sempat berucap terimakasih pada Dean.
Dirumah Katie, ibunya mengajak Katie keluar, karena Katie ingin Es cream, namun Katie justru dikunci didalam mobil lalu mobil itu dijalankan masuk ke danau oleh ibu Katie. Ibu Katie melakukans emua itu karena ia melihat bayangan Katie dicermin itu wajahya seperti monster, mulutnya terdapat gigi taring untuk menghisap leher ibunya. Ibu Katie pulang sambil menangis, tapi ia kaget sekali karena Katie sudah ada dirumah lagi, makan dan dalam keadaan basah kuyup.
Sam dan Dean lalu mencari makhluk yang sedang mengancam anak-anak itu. Dean sempat mampir ketempat Lisa, mencoba menjelaskan perihal tadi siang, tapi Ben datang dan mengusir Dean, Dean merasa aneh dan yakin anak itu bukan Ben asli. Ia dan Sam lalu mecari lokasi rumah yang diduga tempat persembunyian mereka. Yup, Sam dan Dean menemukan beberapa anak disekap, termasuk ibu Guru. Makhluk itu datang mencegah Sam, ia datang dalam wujud ibu Guru. Dean membebaskan anak-anak lain, lalu ia meminta Ben menolong anak-anak itu keluar dari tempat itu. Dean dan Sam lalu menghajar makhluk itu, kemudian mereka memusnakan makhluk itu dengan api.
Anak-anak palsu jelmaan makhluk itu pun ikut lenyap terbakar. Dean dan Sam mengantar Ben pulang, Lisa sangat senang Ben selamat, ia kemudian berbaikan lagi dengan Dean. Dean sempat menanyakan perihal Ben, dan Lisa mengaku kalau Ben bukan anak biologis Dean, Dean merasa lega karena ia tidak harus bertanggung jawab, tapi ia merasa kecawa juga karena ia sepertinya berharap Ben yang manis adalah putranya.
Dimotel, saat Sam sendirian melakukan browsing, gadis misterius itu datang lagi. Sam mendesak agar gadis itu mengaku, akhirnya Ruby, nama gadis itu, menunjukkan kalau ia adalah iblis. Saat Sam hendak melumpuhkannya, Ruby meyakinkan Sam kalau tidak semua iblis itu sama, dan ia berjanji akan membantu Sam, terutama menyelamatkan Dean. 
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar