Seorang ayah mengantarkan putrinya ke
rumah mantan istrinya, anak itu nampak ketakutan dan bilang kalau ia tak mau
kembali kerumah ayahnya lagi, rumah ayahnya berhantu. Di garasi sang ayah itu,
ia pulang setelah mengantar putrinya, ia merasa ada sesuatu di garasinya, saat
ia lihat ia tak menemuka apapun, ia tinggal lagi, dan suara mesin gergaji
berbunyi, saat ia datangi mesin itu berhenti, dan saat ia berbalik, sesautu
didepannya membuat ia terjatuh tepat di gergaji yang seketika itu menyala.
Disebuah café, Sam bercerita tentang
gadis yang ia temui dan menyelamatkannya, Dean berkata untuk berhati hati saja,
Dean bahkan belum pernah melihat wanita itu. Setelah itu Sam mulai bercerita
tentang korban yang beritanya muncul dikoran, Sam mengajak Dean kelokasi itu,
tapi Dean memaksa Sam untuk mampir kesuatu tempat. Ternyata Dean mampir ke
tempat Lisa, mantan kekasihnya ketika ia masih ABG dulu. Dean nampak terpesona
karena Lisa tetap memukau seperti dahulu kala. Dean datang bertepatan dengan
pesta ulang tahun Ben, anak Lisa.
Dean akhirnya ikut masuk juga ke pesta yang
dipenuhi dengan anak anak itu. Dean melihat Ben beridiri di pinggir taman, Dean
merasa Ben sangat mirip dengan dirinya. Lebih-lebih setelah mereka berkenalan,
gaya dan cara makan mereka nyaris sama, bahkan Ben pun juga mulai nampak
kelihatan play boy, sama persis seperti Dean. Dean semakin berfikir kalau Ben
adalah anak biologisnya bersama Lisa. Dean sebenarnya ingin menyanyakan itu
pada Lisa, tapi ia tak tega. Dean sempat melihat juga anak kecil dan ibunya di
awal cerita tadi, ibu anak itu bercerita pada Lisa kalau putrinya berubah, ia
bahkan seolah tidak mengenali putrinya sendiri.
Disebuah café, Sam bertemu dengan gadis
yang menolongnya lagi, Mereka ngobrol sedikit karena gadis itu masih sangat
misterius, ia hanya memastikan kalau ia datang sebagai penolong Sam. Bahkan ia
tak mengatakan siapa namanya pada Sam, Sam sebeanrnya sedikit jengkel tapi juga
penasaran, sebelum ia pergi meninggalkan Sam, gadis itu menuliskan sesuatu
ditangan Sam. Sam kemudian mendapat telepon dari Dean. Dean bercerita tentang
keaneahn yang terjadi pada beberapa anak-anak.
Dirumah Katie, gadis yang nampak aneh
tadi. Ibunya baru saja terbangun dari tidur, Kati merengek meminta makan,
ibunya kemudian membuatkannya, tapi ia melihat Katie semakin berubah. Ia jadi
keras dan sikapnya aneh. Di rumah lain, Sam melakukan penyelidikan. Sam melihat
seorang anak kecil nampak murung, ia juga melihat ada tanda bekas darah di
dekat jendela kamar anak itu, Sam merasa ada makhluk yang mendatangi mereka,
Sam lalu pamitan, namun ia melihat ibu anak itu pada bagian lehernya seperti
ada bekas luka memar mereah dengan bintik-bintik hitam ditepinya. Di rumah
Katie, ibunya mulai merasa nyeri pada bagian leher belakangnya, setelah
membuatkan makanan, ia meninggalkan Katie lalu ia ke toilet, ia kunci pintunya
dari dalam, saat ibuKatie melihat kecermin, ia menemukan bekas luka yang sama
seperti wanita yang ditemu Sam. Katie datang ketolet, mengetuk ketuk pintu
dengan marah, ibunya ketakitan dan tak membukannya, sampai ada tamu datang,
Katie tak lagi mendobrak dobrak pintu toilet.Ibunya menyusul menemui tamunya,
ternyata guru sekolah Katie yang membawakan makanan, Katie sudah membukakan
pintu terlebih dahulu. Ibu Katie ketakutan dan secepatnya meyuruh pergi guru
itu, mengunci pintu lalu melihat Katie lagi, Katie meyakinkan pada ibunya kalau
ibunya tidak akan meninggalkan dirinya sendirian.
Dean ketika hendak masuk kemobilnya, ia
melihat Ben ada ditaman merenung, ia mendatangi Ben dan bertanya pada Ben,
ternyata ada 3 teman Ben yang mengambil mainan Ben, Ben tak berani merebutnya,
tapi Dean kemudian mengajari Ben untuk berani, Ben kemudian menghampir teman temannya
itu, menendang yang paling besar, lalu mengambil lagi mainannya. Saat itu Lisa
datang, ia tidak suka cara Ben kasar terhadapa temannya, Lisa tak mau
mendengarkan alas an Ben dan ia marah pada Dean karena mengajarkan seuatu yang
buruk pada putranya, namun sebelum pergi, Ben sempat berucap terimakasih pada
Dean.
Dirumah Katie, ibunya mengajak Katie
keluar, karena Katie ingin Es cream, namun Katie justru dikunci didalam mobil
lalu mobil itu dijalankan masuk ke danau oleh ibu Katie. Ibu Katie melakukans
emua itu karena ia melihat bayangan Katie dicermin itu wajahya seperti monster,
mulutnya terdapat gigi taring untuk menghisap leher ibunya. Ibu Katie pulang
sambil menangis, tapi ia kaget sekali karena Katie sudah ada dirumah lagi,
makan dan dalam keadaan basah kuyup.
Sam dan Dean lalu mencari makhluk yang
sedang mengancam anak-anak itu. Dean sempat mampir ketempat Lisa, mencoba
menjelaskan perihal tadi siang, tapi Ben datang dan mengusir Dean, Dean merasa
aneh dan yakin anak itu bukan Ben asli. Ia dan Sam lalu mecari lokasi rumah
yang diduga tempat persembunyian mereka. Yup, Sam dan Dean menemukan beberapa
anak disekap, termasuk ibu Guru. Makhluk itu datang mencegah Sam, ia datang
dalam wujud ibu Guru. Dean membebaskan anak-anak lain, lalu ia meminta Ben menolong
anak-anak itu keluar dari tempat itu. Dean dan Sam lalu menghajar makhluk itu,
kemudian mereka memusnakan makhluk itu dengan api.
Anak-anak palsu jelmaan makhluk itu pun
ikut lenyap terbakar. Dean dan Sam mengantar Ben pulang, Lisa sangat senang Ben
selamat, ia kemudian berbaikan lagi dengan Dean. Dean sempat menanyakan perihal
Ben, dan Lisa mengaku kalau Ben bukan anak biologis Dean, Dean merasa lega
karena ia tidak harus bertanggung jawab, tapi ia merasa kecawa juga karena ia
sepertinya berharap Ben yang manis adalah putranya.
Dimotel, saat Sam sendirian melakukan
browsing, gadis misterius itu datang lagi. Sam mendesak agar gadis itu mengaku,
akhirnya Ruby, nama gadis itu, menunjukkan kalau ia adalah iblis. Saat Sam
hendak melumpuhkannya, Ruby meyakinkan Sam kalau tidak semua iblis itu sama,
dan ia berjanji akan membantu Sam, terutama menyelamatkan Dean.
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar