Setelah gerbang pintu neraka sempat
terbuka dan banyak iblis yang keluar, kini saatnya Dean dan Sam berperang
melawan iblis-iblis yang mengancam kehidupan manusia. Sekelompok iblis mulai
merasuki beberapa orang dan melukai orang-orang tak bersalah. Sam mencari
info-info tentang ibls yang ada di perempatan jalan yang biasa melakukan
perjanjian dengan manusia Sam duduk di dalam mobil menunggu Dean, sedangkan
Dean tengah asyik bercinta dengan seorang wanita. Beberapa saat kemudian Bobby
menghubungi Sam, Sam nampak terkejut, sepertinya ada iblis mulai meresahkan,
Sam berlari menyusul Dean kekamar, tapi sepertinya Dean belum selesai jadi
memuat Sam terpaksa keluar lagi.
Setelah itu mereka melaju kesuatu
tempat, disana Bobby sudah menunggu.Ketika merka masuk kesebuah rumah, bau
menyengat mulai tercium,
Mereka menemukan sekeluarga dalam keadaan membusuk, televisi menyala dan tidak ada sulfur di sana. Sesaat kemudian seperti ada seseorang datang ketempat itu, ketika mereka menyergap, ternyata sepsang orang kulit hitam itu adalah teman Bobby sesama pemburu.
Pemburu itu mulai bersiap-siap senjata, salah satunya kayu suci yang ampuh membunuh iblis, ketika mereka sedang ngobrol di dalam, nampak seorang wanita berambut coklat pirang mengintai dari luar.
Mereka menemukan sekeluarga dalam keadaan membusuk, televisi menyala dan tidak ada sulfur di sana. Sesaat kemudian seperti ada seseorang datang ketempat itu, ketika mereka menyergap, ternyata sepsang orang kulit hitam itu adalah teman Bobby sesama pemburu.
Pemburu itu mulai bersiap-siap senjata, salah satunya kayu suci yang ampuh membunuh iblis, ketika mereka sedang ngobrol di dalam, nampak seorang wanita berambut coklat pirang mengintai dari luar.
Disebuah toko, seorang pria datang
merayu seorang wanita agar wanita itu mendatangi seorang pengunjung lain yang
memilih sepatu, wanita iblis itu datang meminta sepatu itu untuknya, tapi
karena cumin tinggal satu pasang itu, ia tak mau menyerahkan, Saat keluar dari
toko, wanita iblis mengejar pembeli itu, merebut sepatunya, menghantamkan
kepala pembeli itu kesebuah mobil hingga tewas lalu merebut sepatunya. Dean,
Sam dan Bobby melihat kejadian itu, lalu
mereka mengintai kedalam toko, dan berharap mendapatkan gambaran. Dean melihat
ada kamera cctv, ia meminta untuk melihat hasil rekaman itu. Saat Sam keluar,
wanita yang semalem mengintai diluar pondok, sekarang mengikuti Sam, berjalan
tepat dibelakang Sam.
Ketika malam menjelang, Dean dan Bobby
mengintai sebuah café yang diduga iblis itu ada disana, sesaat kemudian Sam
datang menyusul. Mereka ingin segera menghajar iblis itu, tapi kemudian mereka
melihat 2 rekan kulit hitam Bobby masuk kesana. 2 orang itu menyamar jadi
pembeli biasa, yang pria bersiap mengikuti si pria iblis dengan membawa air
suci, namun pria lain dibelakangnya mengethahui maksudnya, ternyata semua orang
yang ada dicafe itu sudah dirasuki iblis semua. Mereka lalu menawan si pria dan
wanita itu, memaksa si pria pemburu meminum diterjen, karena terpengaruh
perintah ia meminumnya dan tewas mengenaskan, saat mereka mau membunuh si
pemburu perempuan, Dean dan yang lain segera datang. Mereka menghalau para
iblis-iblis itu dengan air suci, memaksa Tamara, perempuan pemburu itu untuk
segera masuk kedalam mobil sebelum iblis-iblis itu semakin kuat. Dean sempat
menyandra salah satu diantara iblis-iblis itu, ia masukkan kedalam bagasi mobil
Bobby.
Mereka lalu membawa nya ke pondok, dan mengikatnya dikursi yang atapnya sudah dipenuhi dengan symbol Devil Trap. Tamara sangat marah karena suami nya tewas, ia ingin membalas dendam, tapi Bobby dan yang lain mencegahnya, mereka tak ingin kalau justru tamara tewas ditangan mereka. Bobby dan yang lain mulai mengintrograsi iblis yang merasuki tubuh manusia itu. Tapi ia sangat keras kepala dan tak mau berkata apapun, akhirnya mereka memutuskan membacakan mantra penghancur untuk iblis itu, dan Tamara siap melakukan tugas itu. Selagi yang lain menyiapkan persenjataan, iblis yang lain mulai berdatangan, ia memanggil Tamara seolah denga suara suaminya, Bobby sudah mengingatkan dia kalau ia harus hati-hati dan tidak terlena. Iblis iblis itu mulai masuk, Bobby menghadapi satu iblis yang sukses ia atasi dengan devil trap, Dean berhadapan dengan iblis perempuan yang kemudian ia jebloskan kedalam air suci, sedangkan Sam berhadapan dengan 3 iblis sekaligus, bahkan devil trap yang sudah ia siapkan bisa dihancurkan oleh salah satu iblis. Sam hampir kewalahan menghadapi mereka, disaat itulah wanita yangs edari kemarin mengintai Sam datang menyelamatkan Sam, ia tebas satu persatu leher dari iblis-iblis itu. Saat Sam bertanya, ia hanya berkata kalau ia datang menolong Sam, lalu ia pergi.
Mereka lalu membawa nya ke pondok, dan mengikatnya dikursi yang atapnya sudah dipenuhi dengan symbol Devil Trap. Tamara sangat marah karena suami nya tewas, ia ingin membalas dendam, tapi Bobby dan yang lain mencegahnya, mereka tak ingin kalau justru tamara tewas ditangan mereka. Bobby dan yang lain mulai mengintrograsi iblis yang merasuki tubuh manusia itu. Tapi ia sangat keras kepala dan tak mau berkata apapun, akhirnya mereka memutuskan membacakan mantra penghancur untuk iblis itu, dan Tamara siap melakukan tugas itu. Selagi yang lain menyiapkan persenjataan, iblis yang lain mulai berdatangan, ia memanggil Tamara seolah denga suara suaminya, Bobby sudah mengingatkan dia kalau ia harus hati-hati dan tidak terlena. Iblis iblis itu mulai masuk, Bobby menghadapi satu iblis yang sukses ia atasi dengan devil trap, Dean berhadapan dengan iblis perempuan yang kemudian ia jebloskan kedalam air suci, sedangkan Sam berhadapan dengan 3 iblis sekaligus, bahkan devil trap yang sudah ia siapkan bisa dihancurkan oleh salah satu iblis. Sam hampir kewalahan menghadapi mereka, disaat itulah wanita yangs edari kemarin mengintai Sam datang menyelamatkan Sam, ia tebas satu persatu leher dari iblis-iblis itu. Saat Sam bertanya, ia hanya berkata kalau ia datang menolong Sam, lalu ia pergi.
Setelah smua iblis itu teas, Dean Sam
dan Bobby mengubur serta membakar jenasah mereka. Tamara kemudian berpamitan,
ia ingin pulang, Bobby berpesan agar Tamara semakin waspada. Setalh Bobby
meningalkan tempat itu, tinggal Dean dan Sam berdua. Sam masih membahas soal
Dean yang melakukan perjanjian itu, tapi Dean lagi-lagi tak mau kalah bicara,
ia tetap berfikir ia melakukan itu karena ia saying dan tak ingin kehilangan
saudaranya.
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar