Seorang wanita seksi ada didepan kampus dimalam hari,
saat seorang profesor datang ia mengaku murid si profesor, profesor menjelaskan
kalau ia membuka kelas setiap selasa dan kamis pagi, namun wanita itu memaksa
ikut naik ke atas. Saat berada diruang atas, wanita itu mengaku kalau ia bukan
muridnya, wanita itu merayu si profesor, saat saling berciuman, wajah wanita
itu berubah menjadi buruk rupa. Diluar seorang pria mengunci kampus itu, ia
adalah seorang penjaga malam tempat itu. Baru beberpa langkah ia keluar, mayat
profesor jatuh dari lantai atas, darah dalam tubuhnya keluar semua.
Dikamar hotel, Dean dan Sam sepertinya sedang
bertengkar, mereka tidak saling berpendapat dengan percakapan masing-masing. Saat
itu Bobby datang. Ia bertanya ada kabar apa sampai mereka menghubungi Bobby.
Sam dan Dean becerita dengan versi merika masing masing. Setelah kejadian
dikampus itu, Sam mencari info mahasiswa yang sekolah disana, Sam
mengintrograsi mereka disebuah Bar. Dari cerita mereka, pembunuhan itu terjadi
pasti karena kampus itu dihantui, legenda kota menyebutkan dulu pernah ada
wanita yang tewas dan melompat dari kamar 669. Disaat Sam menyamar sebagai
reporter dari radio local, Dean justru merayu seorang wanita yang menurut Sam
aneh, tapi Dean menyangkalnya, ia justru bercerita kalau wanita itu sangat
klasik, dan Sam jengkel lalu memanggil Dean dengan logat kebancian.
Setelah mendapatkan info itu, mereka
mendatangi penjaga malam yang menemukan mayat profesor. Mereka bertanya soal
roh yang balas dendam dan kamar 669 yang tentunya semua itu hanya rumor legenda
kota saja. Disaat Sam bertanya pada penjaga malam itu, Dean justru makan
biscuit sampai mulutnya kepenuhan, tapi Dean menyangkal semua itu. Sekembalinya
ke hotel, Sam marah lagi pada Dean karena laptopnya jadi hang gara-gara Dean
memakainya untuk browsing situs aneh.
Kejadian lain semakin membuat Bobby bingung,
karena menurut cerita korban, Curtis, ia diculik oleh aliean, ada cahaya datang
menghampirinya, lalu ia pingsan, saat ia sadar, ia melihat alien sedang
melakukan percobaan kepadanya dan mengajaknya berdansa. Bobby semakin tidak
percaya ada aliens didunia ini, lebih-lebih menculik orang. Dean dan
Sam melakukan investigasi lagi, ketika mereka kembali ke hotel, lagi-lagi Sam
kehilangan laptpnya dan ia menyalahkan Dean, Sam mengancam jika hal itu ia
lakukan pada mobil kesayangan Dean.
Dilain tempat, seorang pria didepan kampus saat malam hari, ia
melihat ada jam tangan di sebuah selokan, saat ia mulai mengambilnya dia
diserang makhluk yang mengerikan dan ia tewas. Dean dan Sam menyelinap ke
sebuah klinik melihat potongan tangan yang menjadi korban kemarin, tangan itu
mengerikan penuh dengan darah saat Sam melihat dengan kaca pembesar, Nampak
seperti ada alligator. Dean semakin tak percaya apa yang sedang mereka hadapi.
Keesokan harinya, dean melihat ban mobilnya kemps, Dean marah pada Sam karena ia berfikir Sam yang melakukan itu, tapi Sam sama sekali tidak mendekati mobilnya. Bobby akhirnya angkat bicara, ia menjelaskan kalau makhluk ini lah yang melakukannya, ia ingin Dean danSam terpecah belah dan saling menyalahkan. Mereka menyadari apa yang dikatakan Bobby ada benarnya, lalu Dean berfikir siapa orang yang selalu berada disekitar TKP, dan itu tentunya dalah si penjaga malam.
Keesokan harinya, dean melihat ban mobilnya kemps, Dean marah pada Sam karena ia berfikir Sam yang melakukan itu, tapi Sam sama sekali tidak mendekati mobilnya. Bobby akhirnya angkat bicara, ia menjelaskan kalau makhluk ini lah yang melakukannya, ia ingin Dean danSam terpecah belah dan saling menyalahkan. Mereka menyadari apa yang dikatakan Bobby ada benarnya, lalu Dean berfikir siapa orang yang selalu berada disekitar TKP, dan itu tentunya dalah si penjaga malam.
Di apatermennya, penjaga malam sedang bersenang-senang, seketika
ia memunculkan 2 wanita secara tiba-tiba hanya dengan satu kali jentikan tangannya.
Dean dan Sam datang lagi ke penjaga malam itu, namun ia tak mau ditanyai lagi,
Dean dan Sam lalu menyelinap ke ruangannya, mereka tidak menemukan apapun.
Justru ketika mereka keluar dari gedung, mereka malah bertengkar lagi, Penjaga
itu melihat dari dalam gedung dengan tersenyum senang.
Dean lalu masuk lagi kegedung, ia menuju kesebuah tempat pertunjukan, Dean disuguhi cewek-cewek cantik yang merupakan ciptaan ilusi dari makhluk yang menjadi penajaga malam itu. Dean siap menghajar makhluk itu, Sam dan Bobby datang membantu. Mereka semua membawa pasak besar yang runcing karena makhluk itu hanya bisa mati jika ditusuk dengan senjata seperti itu, tepat dijantungnya.Sam dan Bobby harus menghadapi manusia imajenasi yang membawa gergaji mesin. Saat Dean terjatuh, ia mendapat senjata kayu itu dari Sam dan menusukkan ke jantung makhluk penjaga malam itu. Makhluk itu tewas, dan makhluk imajensi lainnya lenyap.
Dean lalu masuk lagi kegedung, ia menuju kesebuah tempat pertunjukan, Dean disuguhi cewek-cewek cantik yang merupakan ciptaan ilusi dari makhluk yang menjadi penajaga malam itu. Dean siap menghajar makhluk itu, Sam dan Bobby datang membantu. Mereka semua membawa pasak besar yang runcing karena makhluk itu hanya bisa mati jika ditusuk dengan senjata seperti itu, tepat dijantungnya.Sam dan Bobby harus menghadapi manusia imajenasi yang membawa gergaji mesin. Saat Dean terjatuh, ia mendapat senjata kayu itu dari Sam dan menusukkan ke jantung makhluk penjaga malam itu. Makhluk itu tewas, dan makhluk imajensi lainnya lenyap.
Dean dan
Sam serta Bobby keluar dari gedung dan bersiap pergi, saat akan masuk moil, Sam
mengucapkan maaf pada Dean dengan semua yang pernah ia katakana pada kakaknya,
tapi Bobby meminta mereka cepat pergi dari tempat itu. Didalam gedung, pria
yang tadi Dean tusuk, ternyata hanyalah makhluk imajenasi, makhluk yang asli
muncul dan masih dalam keadaan baik-baik saja.
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar