Dean khawatir
karena Sam menghilang tanpa kabar, HP nya dihubungi juga tak bisa. Bahkan Dean sempat menghubungi Ellen, untuk menanyakan
Sam, tapi Ellen juga tidak tahu, disaat yang sama Sam menghubungi Dean, dan Sam
sepertinya dalam kondisi yang tidak baik, ia meminta Dean datang ke tempat ia
berada. Dean akhirnya mendatangi Sam yang ada disebuah motel, ia bingung karena
pakaian Sam penuh dengan noda darah, bahkan Sam pun juga tak ingat apapun.
Darah itu bukan darah Sam. Dean meminta adiknya untuk mengingat, namun Sam tak
ingat sama sekali. Dean hanya tahu adiknya check in dengan nama Richard
Sambora, dan ia adalah fans Bon Jovi. Sam sangat ketakutan karena ia takut ia
akan berada pada sisi yang jahat.
Mereka lalu keluar dari motel, melihat mobil
yang ada digarasi, Sam tak pernah ingat mencuri mobil itu, tapi di jok belakang
mereka menemukan pisau belati yang berlumuruan darah, mereka lalu menyusuri jejak
Sam, saat berada ditikungan jalan, Sam meminta Dean membelokkan mobilnya, Sam hanya ingat cukup familiar
dengan tempat itu. Mereka masuk kesebuah rumah yang sudah tak ada penghuninya,
sebelumnya sudah ada orang yang masuk kerumah itu dan merusak alarmnya.
Dean melihat ada seseorang yang tewas dirumah itu, Sam merasa dia yang membunuh orang itu, tapi Dean tidak percaya Sam melakukan itu. Dean membuka lemari orang itu, dan isinya senjata. Dean menduga ia adalah seorang pemburu, saat melihat ke atas, Dean tahu ada kamera cctv, ia melihat hasil rekaman itu, dan betapa terkejutnya saat pembunuhan sadis itu dilakukan oleh Sam. Dean membereskan sidik jari mereka sedangkan Sam masih saja merasa bersalah.
Dean melihat ada seseorang yang tewas dirumah itu, Sam merasa dia yang membunuh orang itu, tapi Dean tidak percaya Sam melakukan itu. Dean membuka lemari orang itu, dan isinya senjata. Dean menduga ia adalah seorang pemburu, saat melihat ke atas, Dean tahu ada kamera cctv, ia melihat hasil rekaman itu, dan betapa terkejutnya saat pembunuhan sadis itu dilakukan oleh Sam. Dean membereskan sidik jari mereka sedangkan Sam masih saja merasa bersalah.
Sesampai di Motel, Sam meminta Dean untuk
menepati janjinya, yaitu membunuhnya karena ia sudah jahat saat ini. Tapi Dean
tetap tak mau, dan tak yakin itu semua Sam yang melakukan. Sam lalu mengambil
pistol, dan memukulkannya kepada Dean hingga pingsan, Sam pergi dari motel itu.
Saat Dean bangun, ia harus menghadapi pemilik motel karena waktu check in
mereka sudah habis.
Sam datang ke Redhouse menemui Jo, ia merayu
Jo , tapi Jo melihat ada simbol aneh di tangan Sam, ia merasa Sam berbeda dari
biasanya. Sam mulai kasar dan ingin menyakiti Jo, Jo tak bisa mengelak, ia
kemudian diikat Sam.
Mereka lalu bercerita soal kematian Bill ayah Jo, Bill dijadikan umpan oleh John saat memburu iblis, namun karena John terlalu bersemangat ia justru menarik iblis itu untuk membunuh Bill, dan John tak bisa menyelamatkan Bill, Tapi Sam berkata kalau John melihat Bill kesakitan, setelah dicabik-cabik iblis itu. Jo tidak percaya, bagaimana Sam tahu. Katanya Sam pernah mendengar cerita itu. Saat itu Dean datang dan mencoba mencegah Sam menyakiti Jo, Dean tahu Sam sedang dirasuki iblis. Sam memaksa Dean untuk menembaknya, tapi Dean tak mau. Saat Sam mendekat, Dean melemparnya dengan air suci. Mereka lalu saling mengejar, tapi Dean kehilangan jejak, justru Sam ada dibelakangnya dan melepaskan tembakan ke arah Dean, Dean terjatuh ke air yang ada dibawahnya.
Jo mencari Dean, lalu ia menemukan Dean terluka, di Redhouse Jo mengobati luka Dean, lalu Dean segera pamit mencari Sam, Jo sebenarnya ingin ikut, tapi Dean tidak mau Jo dalam bahaya dan ia tak bisa menyelamatkan nyawa Jo, sama seperti ayahnya dulu.
Mereka lalu bercerita soal kematian Bill ayah Jo, Bill dijadikan umpan oleh John saat memburu iblis, namun karena John terlalu bersemangat ia justru menarik iblis itu untuk membunuh Bill, dan John tak bisa menyelamatkan Bill, Tapi Sam berkata kalau John melihat Bill kesakitan, setelah dicabik-cabik iblis itu. Jo tidak percaya, bagaimana Sam tahu. Katanya Sam pernah mendengar cerita itu. Saat itu Dean datang dan mencoba mencegah Sam menyakiti Jo, Dean tahu Sam sedang dirasuki iblis. Sam memaksa Dean untuk menembaknya, tapi Dean tak mau. Saat Sam mendekat, Dean melemparnya dengan air suci. Mereka lalu saling mengejar, tapi Dean kehilangan jejak, justru Sam ada dibelakangnya dan melepaskan tembakan ke arah Dean, Dean terjatuh ke air yang ada dibawahnya.
Jo mencari Dean, lalu ia menemukan Dean terluka, di Redhouse Jo mengobati luka Dean, lalu Dean segera pamit mencari Sam, Jo sebenarnya ingin ikut, tapi Dean tidak mau Jo dalam bahaya dan ia tak bisa menyelamatkan nyawa Jo, sama seperti ayahnya dulu.
Sam datang kerumah Bobby, Bobby heran kenapa Sam tidak
bersama Dean, katanya Dean sedang bersama para gadis-gadis. Bobby lalu
memberinya sebotol bir, saat diminum, Sam kesakitan. Bobby menambahkan air suci
didalam bir itu, yang tentunya tidak akan Sam sadari jika ia adalah Sam. Bobby
lalu mengikatnya dikursi, dibawah simbol devil trap. Dean sudah ada ditempat
itu, dan meminta Bobby membacakan mantranya, tapi ternyata tidak berefek pada Sam. Bobby melihat simbol ditangan Sam,
itu adalah simbol penguncian, jadi iblis itu tidak akan keluar dari tubuh Sam.
Iblis didalam tubuh Sam lalu membuat badai yang menyebabkan simbol devil trap
rusak dan ia bisa membebaskan diri, Sam menghempaskan tubuh Bobby,lalu
menghajar Dean habis-habisan, sembari berkata pada Dean kalau ia melihat
ayahnya kesakitan dineraka, dan ia pun tak akan bisa menyelamatkan adiknya
sekarang, Bobby lalu bangkir dan mengambil besi panas, ia lukai tangan Sam
tepat pada simbol pengikat itu, seketika iblis keluar dari tubuh Sam, dan Sam
terkulai lemas. Dean bangkit dan memukul Sam sekali karena ia jengkel tadi
sudah dipukul iblis dalam tubuh Sam, Sam yang bahkan tak tahu apapun yang telah
ia lakukan hanya protes ringan saja dan berkata “Apa aku ketinggalan sesuatu?”
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar