Kamis, 23 Mei 2013

Supernatural 3 Episode 13. Ghostfacers



Ed zeddmore dan harry spengler.hellhoundslair.com, masih ingat tentunya dengan alamat web tersebut, yach,, saat ini supernatural bercerita tentang aksi beberpa orang yang tergabung dalam penulis web tersebut, mereka datang kesebuah rumah yang dianggap tua lalu mengadakan uji nyali dan merekam penampakan penampakan yang terjadi. Secara singkat inilah ceritanya.
Team ghostfacers sedang melakukan meetng dimarkasnya, rencananya merka akan melakukan uji nyali dirumah morton, menurut legenda, rumah itu adalah rumah yang paling angker di amerika. Setiap empat tahuns ekali, pada tahun kabisat, tepatnya pada malam hari tangal 29 februari, hantu itu akan datang kerumah itu, dan kabarnya tidak aka nada orang yang bisa bertahan di malam itu.
Karena banyak sekali orang menyelinap dirumah itu, maka tempat itu menjadi pengawasan polisi dan di beri pagar pembatas yang sangat tinggi, team GF akhirnya bisa masuk meskipun dengan menyelinap dan tanpa izin.mereka akhirnya berhasil masuk kerumah morton.mereka kemudian menyiapakan peralatan dan memasang beberapa kamera selain juga membawa handicam untuk merekam semua katifitas mereka yang mereka pasang dihelm.mereka mulai menyusuri ruang demi ruang dengan membawa imf dan berharap melihat atau menangkap penampakan dan salah satu anggota ketakutan saat melihat ada bangkai tikus.setelah itu keributan kecil terjadi, termasuk karena alat imf mendadak rusak.
Saat mereka rebut, datang 2 orang yang mereka piker itu adalah petugas keamanan atau mungkin polisi. Saat mereka bertemu, ternyata itu dean dan sam. Sam mulai mengenali si ed dan harry.sam bertanya tentang kegiatan mereka dirumah morton pada malam tahun kabisat, mereka hanya menjawab kalau ingin mengetahui cerita pada malam ini, ya karena tidak ada orang yang keluar selamat pada malam tanggal 29 feb untuk bercerita apa yang terjadi disini. Semua yang mencoba menginap dimalam tahun kabisat, semua menghilang, dan mayat yang ditemukan hanyalah pemilik terakhir dari rumah ini, freeman daggett.dan mereka ingin mengambil rekaman dan menayangkannya di web nya. Dean dan sam mencoba untuk memepringaktakan mereka, kalau tidak bisa jadi teman mereka akan mati hingga nanti tengah malam.
Ditempat lain, team GF maggie dan rekannya melihat ada penampakan pria dengan jas dan topi kuno, ia nampak hilang tengelam, lalu saat mreka coba menembaknya, pria itu menghilang. Mereka lalu datang ke markas dan bercerita kalau menangkap penampakan 4 dimensi, dan terlihat sangat nyata. Saat melihat video itu, mereka sangat senang karean bisa menangkap gambar, mreka berfikir bisa menghancurkan hantu itu, dean dan sam berdiskusi berdua, emreka beranggapan kalau itu bukan hanya sekedar hantu yang dihancurkan, tapi hanya sejenis gema, dimana setiap orang yang dibunuh disuatu tempat akan menunjukkan kejadian itu berulang ulang, matidan mati lagi.
Sam mencoba memperingatkan ed dan harry lagi, tapi lagi lagi mereka tak mau dengar. Saat itu ada suara teriakan dari corbeet yang ingin mencari tahu tentang hantu itu, namun ia sepertinya justru terjebak. Corbbet pun menghilang, semua pintu dan jendela seolah terkunci, dan saat itu emf serat suasana menunjukkan aka nada makhluk lain yang datang, meskipun sudah lebih dari jam 12 malam, mereka berharap bisa melalui malam ini, sampai akhirnya benar-benar muncul lagi penampakan pria namun berbeda dari penampakan sebelumnya. Mereka melihat pria itu Nampak kebingunan dan seperti tidak sadar kalau diirnya telah mati. Mereka mencoba berkomunikasi dengan hantu itu, tapi untuk berkomuikasi dengan bagian manusia dari hantu itu, mereka harus memiliki beberapa penghubung. Biasanya hantu menghantui tempat dimana dia mati atau hidup.
Dean dan Sam lalu mencari sesuatu di tempat itu, mereka menemukan sebuah kotak yang diduga itu adalah milik Freeman Daggett. Ia bekerja disebuah rumah sakit selama 20 tahun sebagai seorang penjaga, dan ia sudah meninggal pada tahun 1964. Akibat serangan jantung. Mereka lalu menemukan struck belanja, menemukan sesuatu yang lain termasuk 3 label jari kaki (jenasah) yang masing masing meninggal karena tembakan, kecelakaan kereta api, dan bunuh diri. Itu membuktikan mengapa gema kematian mereka ada disini, karena tubuh mereka ada dirumah ini. Sesaat kemudian mereka merasakana da sesuatu yang aneh dan Sam kemudian menghilang.
Sam ternyata disekap disebuah tempat bersama dengan Corbett, Sam tak bisa melihat karena cahaya hanya diperoleh dari senter dihelm mereka, Corbett sangat ketakutan, ia melihat ada beberapa hidangan dan kue dimeja  depan mereka dan ada sosok yang bergerak disekitar mereka, pria itu pasti Daggett, ia lalu membunuh Corbett, dan seolah mengajak mereka untuk berpesta dengan mayat.  Dean mulai menduga semua ini pasti perbuatan Daggett. Dia adalah seorang taxidermist amatir , Dia suka untuk memperlambat dansa dengan mayat dan semua yang dia makan adalah ransum C . Orang seperti Daggett takut dengan orang rusia, ia yakin Dagget membangun ruang bom dibawah tanahDean kemudian meminta mereka untuk mengambil garam diransel nya dan membuat lingkaran dan mereka masuk kedalam lingkaran. Kemudian Dean turun ke lantai bawah tanah bersama dengan kameramen,sedangkan team GF berdiri didalam lingkaran garam. Saat lampu dan alat elektronik lain mulai aneh, Nampak penampakan Corbett muncul.
Dean akhirnya menemukan Sam setelah menembak hantu Daggett yang lalu menghilang, mereka melihat ditempat itu ada meja dan kua tart serta mayat-mayat yang telah membusuk. Kecuali mayat Corbett. Sam bercerita kalau Dagget berkata padanya tentang ksiahnya, . Ia merasa kesepian lalu itu sebabnya dia mengangkat badan-badan ini dari kamar mayat dan seolah mebuat pesta ulangtahun dengan orang orang yang hidup. Ed dan Hery masih saja sibuk dengan penampakan Corbett, merka memnita bantuan corbet yang bia menghancurkan si Daggett. Saat dean dan Sam sedang berjalan, Dagget muncul dibelakang mereka, mereka terlempar, lalu kamera menyorot kearah Dagget, sesaat kemudian Corbeet hantu menyerangnya, mereka kemudian hancur lebur.
Akhirnya mereka keluar dari rumah Morton setelah mengalami malam 29 februari yang tragis. Beberapa hari kemudian, Dean dan Sam diundang untuk melihat hasil karya GF dan hasil rekaman mereka yan siap untuk diposting, ada ucapan special untuk Corbbet juga diakhir rekaman. Dean dan Sam kemudian pamitan, tapi Sam sengaja meninggalkan rangselnya yang berisi elextromagnet sebuah alat yang mampu merusak/menghapus stiap rekaman dan hardisk, sehingga rekaman itupun rusak dan tak pernah sempat untuk diupload di web. 
***

Rabu, 22 Mei 2013

Supernatural 3 Episode 12. Just in Bello



Dean dan Sam menggeledah sebuah kamar motel yang ia duga itu bekas kamar Bella, tapi Sam tak menemukan tanda apapun sampai Dean menemukan 2 potong rambut palsu, yang pasti itu milik Bella. Tak berapa lama, telepn berbunyi, dan Dean mengangkatnya, dari seberang langsung memanggil nama Dean dan sudah bisa dipastikan itu suara dari Bella. Dean sangat emosi, namun Bella amsih saja santai dan menyebalkan, Bella hanya memberitahukan apda Dean kalau ia sduah menghungi polisi. Belum selesai Bella telepon, pintu kamar sudah di buka, dan beberapa polisi telah masuk, mereka siap menangkap Dean dan Sam, siap dengan borgol dan todongan senjata. Tak lain kepala polisi yang atang adalah si Henriksen. Akhirnya Dean dan Sam dibawa kesel disebuah kantor polisi. Dean tangan diborgol dan kedua kaki di rantai, mereka tak bisa banyak bergerak.
Henriksen pun telah menyiapkan dan memanggil beberapa polisi untuk membawa mereka ke tahanan, Helikopter sedang disiapkan untuk menjemput mereka. Saat petugas dari tahanan datang melihat Dean dan Sam, petugas itu justru menodongkan pistol pada mereka, lalu menembak lengan Dean. Sam menarik krah polisi itu dan membacakan mantra pengusir roh. Awalnya ia tenang-tenang saja, namun lama-lama iblis itu tidak kuat dan keluar dari tubuh si polisi. Sam sempat merebut pistolnya.Saat keributan terjadi, membuat semua petugas masuk termasuk Henriksen.Sam mencoba menjelaskan semua, dan menyruh mereka melakukan pengecekan pada kepala polisi itu apakah terluka atau tidak.
Diluar, seluruh petugas telah dibunuh secara mengeanskan, dan beberapa saat kemudian helikopterpun meledak. Henriksen mendatangi Dean dan Sam dan menuduh teman-teman mereka yang melakukan itu, tapi Dean tetap saja tak mau dituduh seperti itu, mereka mencoba menjealskan tentang demons, tapi tetap saja Henriksen tak eprcaya. Sesaat kemudian listik kantor jadi padam, dan semua orang kalut. Seorang admin wanita terlihat mengintip Dean dan Sam, Sam meminta wanita itu membawakn handuk karena kakaknya terluka, akhirnya wanita itu memberikannya dengan agak ketakutan, Sam mencoba meyakinkan kalau ia tidak akan melukainya, tapi saat wanita itu mendekat, Sam menarik dan mencekram tangannya sehingga wanita itu berteriak dan membuat petugas datang. Setelah Sam meleapskan tangannya, si admin pun kabur, Dean sempat hampir marah dengan kebodohan yang dilakukan Sam, tapi Sam melakukan itu untuk merebut salib yang digenggam si wanita itu tadi.
Dean dan Sam berdiskusi didalam sel, mereka tak tahu harus berbuat apalagi dan taka da rencana untuk bisa keluar dari tempat ini dengan selamat. Kemudian seorang petugas datang membukakan pintu sel hendak menhgeluarkan mereka, tapi Henriksen masuk, dan membentak si petugas, si petugas membalasnya, lalu Henriksen menembaknya. Dean dan Sam mencoba menghalau, lalu Sam mendekap tubuh Henriksen, memasukkan kepalanya kedalam kloset yang sduah ia beri kalung salib tadi hingga menajdi air suci, Iblis yang merasuki hHenriksen kesakitan lalu keluar, saat ia sadar, Henriksen hanya ingat ia habis menembak seorang polisi, ia bahkan nyaris tak percaya dirinya baru saja dirasuki, karena selama ini ia memang tak eprnah percaya dengan cerita iblis oleh Winchesters, akhirnya setelah mengalami sendiri, ia melepaskan borgol dan rantai Dean dan Sam. 
Akhirnya mereka mencoba untuk bertahan dari iblis yang menyerang itu.
Dean dan Sam meminta semua pintu dan jendela disegel dengan garam, lalu Sam emnggambar devil trap dibeberpa tempat. Dean mengambil shotgun dan jimat untuk mencegah emreka dari kesurupan. Masing-masing orang mendapat 1 kalung, sedangkan Sam dan Dean, dada mereka sudah tertato dengan symbol devil trap itu sehingga sudah pasti tercegah dari kesurupan. Tak berapa lama iblis itu datang dalam wujud asap hitam, mereka mencoba menerobos, tapi tak bisa. Akhirnya mereka pergi.Namun beberapa saat kemudian mereka datang dengan memakai tubuh manusia.Mereka mencoba untuk masuk tapi tak bisa.
Tak berapa lama, ada dari ruang sebelah, polisi menodongkan pistol pada seseoang yang menyelinap lewat kaca ventilasi, Sam dan Dean atang melihat, ternyata itu Ruby yang berusaha masuk tapi terjebak di symbol devil trap. Sam kemudian membawa ia kedalam kantor. Ruby berusaha memberitahu kalau iblis yang datang ini adalh iblis yang sangat kuat, Ruby membutuhkan Colt untuk membunuh iblis ini, dan iblis ini adalah seorang gadis kecil. Ruby baru tahu kalau Colt sudah tidak ada alias dicuri, Ruby cukup kecewa karena ia berharap dengan bisa menyelinap masuk dan berhadapan dengan iblis lain diluar yaitu bisa membunuh iblis jahat bernama Lilith ini, tapi sayangnya semua itu sia sia. Ruby memilki renca untuk mengorbankan seseorang dengan darah virgin, tapi dari semua orang disitu hanya si wanita admin yan masih virgin, si wanita awalanya mau berkoran asalkan orang-orang termasuk temannya yang ada diluar sana selamat, namun Dean tak menginginkan itu terjadi, ia tak ingin ada manusia tak berdosa yang menjadi korban, akhrinya mereka menjalankan rencana Dean dan Sam untuk mengepung iblis itu.
Ruby akhirnya pergi dari kantor itu, Dean dan sam menjalankan rencana mereka. Mereka embuka jalan agars eluruh iblis masuk ke dalam kantor, didalam Dean, Sam  dan Henriksen siap untuk membantai iblis-iblis itu, Sedangkan diluar petugas polisi dan admin siap menutup pintu dan menyegel garam dari luar. Iblis dalam tubuh manusia itu mulai menyerang, namun mereka sudah siap dengan rekaman mantra penusir iblis, dan disambungkan dengan pengeras suara. Seluruh iblis ketakutan tapi tak bisa keluar, akhirnya mereka keluar dari tubuh inang, berputar-putar dalam atap kantor dalam wujud asap hitam, lalu terbakar.
Setelah melewati semua kejadian dimalam itu, akhirnya Henriksen melepaskan Dean dan Sam. Ia membuat data kematian palsu untuk dean dan Sam sehingga tidak aka nada polisi yang mengincar mereka lagi. Saat
Dean dan Sam sudah kembali ke motel, seorang wanita berama anak kecil datang kekantor polisi itu, mereka mencari dua orang (Dean dan Sam), si penerima tamu adalah wanita Admin, ia bertanya nama anak kecil itu, lalu ia menjawab Lilith, seketika ia dan Henriksen terkejut. Di motel, Ruby mendadak datang dan meminta Dean serta Sam menyalakan televisi, saat itu muncul berita tentang penyerangan disebuah kantor polisi yang menewaskan admin, petugas polisi, dan Henriksen. Ruby sangat maarah karena rencana mereka tetap saja membuat orang lain tewas, lain waktu mereka harus menjalankan sesuatu sesuai dengan rencana Ruby.
***

Supernatural 3 Episode 11. Mistery Spot



Sam terbangun pada pagi hari di hari Selasa, ia melihat Dean dengan asyiknya menyanyikan lagu Asia yang diputar di radio, ia bahkan bergaya menirukan lagu itu. Setelah itu mereka ke toilet, cara Dean berkumur nampak sangat aneh dimata Sam, setelah itu mereka berdua mencari sarapan disebuah cafe. Pelayan datang membawakan pesanan mereka, namun saat itu pelayan wanita menjatuhkan botol saos. Selesai sarapan, mereka datang kesebuah tempat seperti tempat yang cukup aneh, dengan dinding yang bergambar seperti labirin berputar-putar.
Pemilik tempat itu seakan terancam dengan kedatangan Sam dan Dean, ia menodongkan senjata ke arah mereka berdua, dan tanpa disangka menembakkan pistolnya ke dada Dean, Dean pun tersungkur, jatuh lalu tewas. Sam sangat histeris melihat Dean tewas dihadapannya. Namun setelah itu, Sam terbangun lagi dari tidurnya.
Ia melihat jam disebelah tempat tidurnya masih menunjukkan hari selasa, Dean masih bernyanyi lagu asia dengan gaya yang sama. Kejadian berlanjut sama seperti yang dialami Sam sebelumnya. Merekapun datang ke cafe yang sama, dan pelayan wanita menjatuhkan saos, namun utuk kali ini Sam bisa meraihnya. Dean berfikir itu reflek yang cukup baik. Tapi Sam merasa sudah mengalami hari ini kemarin. 
Mereka kemudian berjalan menyusuri trotoar, dan Dean mengajak Sam untuk pergi ke tempat aneh kemarin, tapi Sam menolak, ia tak mau Dean tewas disana. Namun saat hendak menyebrang jalan, justru Dean tewas karena tertabrak mobil oleh kakek-kakek tua. Sam pun terbangun lagi di hari Selasa.
Semua aktifias dihari itu hampir sama semua dengan yang terjadi dihari sebelumnya. Sam mereasa ada sesuatu yang mempermainkannya, sayangnya Dean tak pernah merasakan sesuatu. Mereka lalu datang ketempat aneh milik pembunuh Dean di part1, lalu saat pulang dari tempat itu, Dean kejatuhan meja yang sedangditarik ke lantai 2 disebuah apatermen, tubuhnya tertimpa meja itu. Sam pun terbangun lagi.. kejadian demi kejadian terjadi berulang kali, tapi apapun yang dilakukan Sam untuk membuat Dean terhindar dari kematian tak pernah usai.
Suatu saat ketika mereka melintas di jalan, Dean melihat seorang waita membawa selebaran, ia bertanya pada Sam apakah pernah ia melihat selebaran itu, Sam menjawab tidak, lalu Dean mendatangi wanita itu dan mendapatkan info kalau wanita itu membawa selebaran tentang menghilangnya sang Ayah. Lalu Dean mengejar wanita itu dan Dean mendekati anjing yang setiap saat ada di pinggir jalan itu, dan Dean pun tewas digigit anjing. Lagi-lagi Sam bangun di pagi hari dengan menjalani aktifitas yang sama.
Saat ini Sam berfikir kalau pria pemilik tempat aneh itulah yang membuat semua kejadian ini terjadi, lalu ia merusak tempat itu dengan kapak, mengikat pria pemiliknya, saat Dean hendak menghentikan Sam yang merusak tempat itu, Justru Dean terbunuh dengan kapak Sam. Sam pun terbangun lagi, sampai beberapa kali kejadian itu terulang, bahkan Dean mati karena tersedak sosis, tersedak burger, tersetrum.
Suatu hari selasa yang telah berulang ulang, Sam merasa aneh melihat seseorang yang makan di cafe. Tidak ada yang berubah dan berbeda disetiap kejadiannya, namun Sam melihat seorang pria dicafe itu makan dengan menu yang berbeda-beda, Sam mulai curiga dan mengikutinya. Ia marah dan mengancam pria itu dengan pisau, Dean mencoba mencegah, namun benar, setelah didesak akhirnya pria itu berubah menjadi trickers (makhluk yang dulu pernah muncul diseason 2). 
Saat hendak dibunuh Sam, trickers itu menjetikkan jarinya dan membuat Sam terbangun kemabali dipagi hari, tapi saat ini tidak dihari selasa, tapi Rabu. Dean pun tidak mendengarkan lagu Asia lagi, semua aktifitas berbeda. Tapi sayangnya saat Dean sedang menata bagasi mobilnya, ia didatangi perampok dan ditembak, perampok itu kabur, Sam melihat Dean sudah terkapar dijalan, Dean tewas, tapi Sam tidak kembali terbangun.
Sam menjalani kehidupan tanpa Dean, ia berburu dan seolah terobssesi dengan trickers. Bobby bahkan emnghungi beberapa kali, tapi tidak digubris oleh Sam. Sampai pada suatu saat Bobby meminta sam bertemu dengannya, ia mengaku mengetahui lokasi trickers. Akhirnya Sam datang, namun ternyata Bobby tidak sepenuhnya tahu, ia hanya ingin Sam datang ketempat itu. Bobby menawarkand arahnya untuk kembali menghidupkan Dean. Bobby merayu Sam agar ia mau membunuh Sam dengan pisau belati. Sam awalanya enggan, ia tidak tega melakukan itu, Bobby sudah bersiap untuk dibunuh, meski Sam sedikit terharu, akhirnya ia membunuh Bobby, tapi tidak dengan pisau belati, namun dengan kayu runcing. Bobby terkapar tak bernyawa, Sam ketakutan ia benar-benar membunuh Bobby asli, namun sesaat kemudian tubuh Bobby menghilang.
Trickers muncul dibelakang Sam. Akhrinya Sam dan trickers terlibat percakapan yang serius, Sam ingin trickers mengembalikan Dean, dan Sam berjanji tidak akan mengejar ia lagi, tapi Trickter tidak sependapat. Ia melakukan semua itu tidak hanya sekedar untuk mempermainkan Sam, tapi untuk pelajaran Sam kalau kelak ia hidup tanpa Dean, dan sekarang ia harus terbiasa menjadi pemburu tanpa ada Dean. Tapi Sam sangat memohon pada Trickers, akhirnya trickers menjentikkan jari dan mengirim Sam kembali ke hari Rabu.
Sam terbangun dari tempat tidur, melihat Dean bernyanyi tapi bukan lagu Asia. Dean ingin kemobil, tapi Sam melarang Dean pergi sendirian, Sam lalu memeluk Dean dengan erat membuat Dean merasa aneh, lalu Dean bertanya berapa lama Sam tidak bertemu dengan dirinya, dan Sam menjawab singkat kalau ia sudah melewati banyak hari selasa. Akhirnya Sam mengikuti Dean keluar dengan mata berkaca-kaca dan menatap tempat tidurnya dengan penuh sedih.
***

Selasa, 21 Mei 2013

Supernatural 3 Episode 10. Dream a Little Dream of Me



Bobby terjebak didalam sebuah rumah, ia kemudian diserang oleh soerang wanita, sesekali terlihat Bobby sedang tidur, dan kemabli ke rumah itu lagi. Ternyata Bobby sedang terjebak dalam mimpi nya, ia tengah berada di rumah sakit, terbaring tidak sadarkan diri, saat perawat mencoba membangunkannya, Bobby tetap terdiam tidak bangun.
Di tempat lain, di Bar, Dean masuk menemui Sam yang sedang sedih, Sam sedikit sebal pada Dean yang tidak peduli pada dirinya sendiri, terlebih tentang kematiannya yang tinggal beberapa waktu lagi. Saat itu dean mendapat telepon yang memberitahukan kondisi Bobby.Merekapun mengunjungi Bobby ke rumah sakit dan menanyakan kondisi Bobby. Setelah dokter menjelaskan kalau Bobby dalam keadaan seeperti orang tidur, mereka lalu kerumah Bobby dan mencari tahu apa yang terjadi dengan Bobby.
Sam menemukan artikel di dalam lemari pakaian Bobby, Sam menunjukkan artikel yang bersisi tentang bunga dan tanaman yang bisa mengantar seseorang kedalam alam mimpi itu kepada Dean. Akhirnya Dean mencari seorang professor yang membuat artikel dan mengulas tentang bunga itu. Singkat cerita, akhirnya Dean bertemu denganseorang pria bernama Jeremy, sejak keci, setelah ayahnya memukul ia dengan tongkat bisbol, ia menjadi aneh dan tidak bisa merasakan mimpi, maka ia mulai kenal dengan professor itu dan melakukan penelitian dengan buang mimpi tersebut sehingga ia bisa bermimpi. Dean kemudian menerima minuman yang ditawarkan oleh Jeremy.
Dean akhirnya mencoba menghubungi Bella, untuk mendapatkan bunga itu karena bunga tersebut cukup langka dan sulit dicari. Bella datang kekamar motel dan hanya ada Sam disana, bella terlihat sangat seksi dan menawan membuat Sam akhirnya terpikat dan mereka berdua bercinta.Sayangnya smua itu hanya mimpi sam saja.Tak berapa lama, Bella benar-benar datang, membawakan bunga pesanan Dean.Sam terlihat agak kaku dan salah tingkah mengingat mimpi sebelumnya. Dean lalu menyimpan botol bunga itu didalam brankas bersama dengan colt. Bella berkata ia mau mencarikan bunga itu bukan untuk dean ataupun Sam tapi untuk menolong Bobby karena dahulu Bobby pernah menyelamatkan nyawa Bella.
Malam harinya, Dean dan Sam minum softdrink yang dicampur telur kocok dan ditambah ramuan dari bunga mimpi. Sebelum minum, Sam menambahkan rambut Bobby agar mereka bisa sama-sama bermimpi di mimpi Bobby dan membawa bobby kembali.Sampai minuman itu habis, tidak ada efek apapun yang mereka rasakan, hanya Dean merasa aneh saat melihat air hujan mengalir naik di jendela kamar motel, lalu mereka seolah berada di tempat lain. Dean mencoba mencari Bobby, dan Sam keluar dari rumah itu. Saa ia akan masuk, pintu terkunci dari dalam. Dean berhasil menemukan Bobby yang ketakutan, dan saat itu muncul seorang wanita dari belakang Dean. Dengan tubuh berlumuran darah, wanita itu amrah pada Bobby karena ia tega membunuhnya. Bobby berkata apda Dean kalau wanita itu adalah istrinya, Bobby memang pernah membunuh istrinya yang dirasuki iblis karena Bobby tidak tahu cara menyelamatkan istrinya, maka sejak itu Bobby berusaha menjadi pemburu yang baik untuk menebus kesalahannya. Dean kembali meyakinkan Bobby kalau semua ini tidak nyata, ia meminta Bobby untuk bangun. Diluar Sam berkeliling halaman rumah itu, dan tiba tiba ia dipukul oleh Jeremy. Sam pingsan, namun akhirnya Bobby , Sam dan Dean terbangun.
Mereka lalu mengunjungi Bobby, Dean mencoba bertanya kenapa Bobby bisa berada didalam mimpi itu, ia bercerita tentang Jeremy dan pernah diberi minuman oleh Jeremy, mungkin dalam minuman itu ada bunga mimpi sehingga ia bisa mengendalikan mimpi Bobby. Sam datang membawa berita kalau ayah Jeremy telah meninggal beebrapa saat setelah Jeremy mengalami kelainan tidak bisa bermimpi.
Selagi Bobby berada dirumah bersama Bella, Dean dan Sam pergi mencari Jeremy, Bobby mencoba mencarikan tahu dimana Jeremy berada. Saat disebuah hutan, Dean mencoba untuk minum bunga mimpi itu lagi, Sam tak ingin Dean sendirian, akhrinya ia juga ikut. Mereka sudah berada didalam alam mimpi, tapi tidak menyeadarinya. Dean berlari namun kemudian menumukan dirinya didalam sebuah motel dengan dinding bergambar pepohonan, ia masuk kedalam sebuah ruangan, dan menemukan sosok diirnya yang lain, ia yakin itu hanyalah khayalannya saja, makhluk itu mencoba menakuti Dean, saat Dean menembakkan pistolnya, orang itu tidak mati, namun kemudian hidup dengan Dean bermata hitam, ia berteriak apda Dean dan mengatakan kalau kelak di nerala Dean akan menjadi sepeti dia.
Diluar, Sam seolah terbangun, tapi disampingnya bukan Dean tapi Jeremy, Sam tak sempat menghindar, ia dipukul dan diikat. Namun belum sempat Jeremy melukai Sam, ayah Jeremy datang dan memukul Jeremy, saat Jeremy lengah Sam memukulnya, hingga Jeremy terbangun dari tidurnya dan tewas.
Mereka akhirnya kembali kea lam nyata, Dean mencari Bella yang menghilang begitu saja tanpa permisi. Dean lalu bercerita pada Bobby tentang Bella yang berhutang budi, tapi Bobby tidak merasa pernah melakukan itu untuk Bella, Bobby hanya menunjukkan/memberikan informasi saja pada Bella, tidak sampai menyelamatkan nyawanya. Dean mulai merasa ad yang aneh, akhirnya ia melihat brankasnya, dan Benar, Bella mencuri Colt. Dean sangat marah dan ingin mengejar Bella. Saat didalam mobil, ia sempat berkata pada Sam kalau ia sebenarnya takut menghadapi kematian, lalu Sam mengajak Dean untuk mencari cara bagaimana menghentikan perjanjian itu. 
***