Iowa, sedang berlangsung pecan magic di
ota itu, banyak para pesulap yang datang mengikuti acara tersebut, dikota itu
hampir dipenuhi oleh banyak pesulap. Salah satunya seorang pesulap yang sudah
menua, ia mulai memainkan kartu dimeja bar dihadapan seorang nelayan perempuan.
Pria bernama Jay itu memainkan kartu untukny, sipelayan wanita yang nampak
enang dengan permainan kartu Jay, disudut meja lain, seorang pria dan wanita
yang sama-sama pesulap melihat tindakan Jay, si pria mencemooh dan meledek Jay kalau triknya sduah kuno dan
ia sudah tak mungkin menjadi idola lagi.
Ditempat lain, disebuah panggung
petunjukan, Jay dan 2 orang teman lainnya yang hampir berusia sebaya, mereka
melihat latihan seorang pesulap muda, dua teman Jay mencela gaya permainan si
pesulap muda itu karena masih kaku, namun Jay mengingatkan kalau dahulu mereka
juga sama saja seperti pria muda itu sebelum terkenal, kini pamor mereka sudah
meredup, terutama Jay. Saat itu juga Jay mengatkan pada temannya kalau ia akan
melakukan trik Meja Kematian diacara pertunjukannya nanti malam. 2 rekannya
yang lain, Rekan Jay memperingatkan kalau itu trik yang berbahaya, dan Jay
sempat hampir terbunuh saat melakukan trik itu 30 tahun yang lalu, namun Jay
tak peduli, jika ia mati, kematiannya pasti akan menjadi berita.
Malam harinya, disebuah
pertunjukan kafe, Jay melakukan apa yang ia rencanakan, seuah meja uyang
diatasnya terpasang pedang berjajar sekitar 6-8 buah. Jay mempersiapkan diri
diikat dimeja itu, dan tali penghubung rangkaian pedang itu dibakar dari ujung,
alhasil, dalam waktu yang Jay janjikan ia tak bisa lolos, otomatis tali penyangga
itu akan habis terbakar dan rangikaian pedang menancap ditubuh Jay. Jay mulai
aksinya, ia kesulitan melepaskan ikatan dimejanya, dari balik tirai nampak
adegan yang menegerikan, dan rangkaian pisu itu jatuh tepat diatas tubuh Jay,
namun tiray kemudian ia buka, dan ajaib, Jay selamat. Namun ditempat lain,
diluar kafe itu, pria pesulap yangsempat mencemooh Jay di dalam bar, tewas
secara misterius, ia mendadak terjatuh saat berada dijalan, dan tubuhnya
mengeluarkan darah dari beberapa tempat seperti bekas tusukan pedang.
Setelah kejadian itu, pria yang
sama yang melakukan latihan di gedung pertunjukan tengah melalukan atraksinya
dipinggir jalan, ia memainkan kartu dan seolah sedang dirasuki setan. Deand an
Sam melihat tingkah polah si pemuda itu lalu tersenyum dan meninggalkannya.
Dean ngobrol kecil dengan Sam,tetang kerasukan setan yang sepat dijadikan trik
oleh si pria tadi, Sam lalu bercerita tentang pria yang tewas dengan hampir 10
usukan ditubuhynya, anehnya, pakaian pria itu tidak ada yang robek.
Dean dan Sam mengunjungi wanita
teman pria yang terbunuh itu, ia bercerita kalau Vance, bosnya itu mungkin
banyak musuh, namun ia sepat menemukan kartu tarot dijas kesayangannya, dan itu
aneh karena ia tak pernah suka maen kartu, dean dan sam melihat kartu itu
bergambar seorang pria yang tidur diatas meja kematian, Sam dan Dean merasa ada
yang bermain sihir sungguhan dan menjadikan orang lain sebagai tumbal.
Jay sangat senang pertunjukannya
sukses, sahabat Jay, Charlie sangat heran dengan apa yang dilakukan Jay. Jay
mempertunjukan aksi bermain kartunya, lalu bercerita kalau ia akan melakukan
Executioner. Charlie melarangnya karena itu juga bahaya, namun Charlie tetap
bersikeras, ia ingin namanya kemabli dipuncak lagi.
Ditempat lain, si pria sulap
jalanan sedang berada disebuah kafe, ia sedang ngomel tak jelas, dan disana
juga ada Charlie serta Vernon, Dean datang menyanyai Vernon tentang kartu dan
Vance, Dean menduga Vernon terlibat masalh ini. Si pria tadi, yang bernama Jeb,
sedang onterview bersama Jay, ia bercerta soal trik yang percakapan mereka
direkam melalui video.Vernon lalu memberitahukan ke Dean tentang seseorng dan
menyuruh Dean menemui dia ditempat yang sudah ia beri alamatnya, ternyata
sampai dilokasi itu, semua hanya jebakan, Dean ditipu oleh si Vernon.
Dimotel, Sam mencari info lewat
internet, kemudian pintu motel diketuk dan itu ternyata Ruby, ia meminta Sam
untuk bersiap melawan Lilith, Lilith
harus dibunuh perintah Ruby dan hanya Sam yang bisa melakukan itu.Rubypergi
dan menunggu Sam berubah pikiran.
Dean dan Sam lalu bertemu di
tempat pertunjukan Jay, Vernon dan Charlie sedang membicarakan aksi Jay mala
mini. Dean dan Sam mendekati mereka, ternyata mereka tahu kalau Dean dan Sam
ganyalah polisi gadungan. Dean dengan terpaksa akhirnya bilang kalau mreka
tertarik dan ingin belajar menjadi pesulap. Dean dan Sam akhirnya ikut nonton
pertunjukan Jay. Jay sudah siap dengan pakaian yang diikat dan ia digantung
diatas panggung. Ia hanya punya waktu 1 menit untuk melepaskan ikatnya kalau
tidak ia akan tergantung.
Dan sepertinya s emua penonton menduga ia tak bisa melakukannya, dari bayangan dibalik layar, nampak tali itu menggantung leher Jay, namun ajaiblagi, Jay selamat. Namun ditempat lain, Jeb, yang sedang berada dikamarnya, secara misterius, sebuah tali menjalar dengan sendirinya dan menggantung tubuh Jeb, tepat saat Jay selesai menjalankan pertunjukannya.Sam sangatheran melihat penampilan Jay.
Dan sepertinya s emua penonton menduga ia tak bisa melakukannya, dari bayangan dibalik layar, nampak tali itu menggantung leher Jay, namun ajaiblagi, Jay selamat. Namun ditempat lain, Jeb, yang sedang berada dikamarnya, secara misterius, sebuah tali menjalar dengan sendirinya dan menggantung tubuh Jeb, tepat saat Jay selesai menjalankan pertunjukannya.Sam sangatheran melihat penampilan Jay.
Dikamar motel, Dean dan Sam
mencari profil Jay, ternyata ia memang pesulap hebat 70 th yang lalu. Sam
bertanya pada Dean apakah mereka akan menajdi pemburu sampai usia tua, tapi
Dean ebrfikir kalau mereka akan mati sebelum menjadi tua.
Di apatermen Jeb, ambulan membawa
jenasah Jeb, Dean menemukan kartu tarot dengan gambar orang gantung diri
bersama dengan diektmukannya jenasah Jeb. Mereke berniat mengikuti Jay dan
memperingatkan perbuatannya.Akhirnya mereka menemukan Jay, dan menangkapnya di
apatermennya.Jay heran dan terkejut saat mereka bercerita soal Tarot. Jay
nampak meyakinkan kalau ia tak tahu apapun. Dean dan Sam mengikat Jay dikursi,
lalu mereka berdebat berdua dibelakang Jay, saat mereka berbalik, Jay sudah
bisa melepaskan diri dari ikatan. Deand an Sam berlari keluar mencobamengejar,
namun belum sempat keluar apatermen, polisi sudah datang menangkap mereka atas
laporan Jay. Deand an Sam harus berada dikantor polisi.
Lain waktu, Charlie meminta Jay
untuk terus berkarya lagi, ia membujuk Jay inilah saatnya nama tenar Jay tumbuh
lagi. Jay bercerita kalau sebenarnya ia melakukan meja kematian karena ia
berniat utuk bunuh diri, Charlie terkejut mendengarnya. Malam itu, Jay
melakukan meja kematian lagi. Semua dipersiapkan dengan baik, dan ia pun sukses
lagi melakukan itu samapi diakhir pertunjukan ada teriakan dari belakang
panggug. Jay ikut berlari kebelakang panggung, dan terkejut saat melihat
Charlie tewas dengan luka yang sama seperti Vance.
Jay lalu melepaskan Dean dan Sam dari tuntutan, ia mengaku apa yang dikatakan mreka ada benarnya, kini ia kehilangan sahabatnya, ia tak tahu harus berbuat apa. Dean dan Sam mencari info dan menggali masa lalu Jay, akhirnya mereka menduga kalau Vernon lah yang melakukan itu. Namun Jay awalnya tak percaya, ia sudah kehilangan sahabat. Dean dan Sam meminta bantuan Jay untuk mencari bukti. Akhirnya, Vernon dipanggil keluar oleh Jay. Dean dan Sam menyelinap ke kamar Vernon, mereka mencari sesuatu disana, sedangkan Vernon bertemu dengan Jay. Jay marah pada Vernon dengan apa yang selama ini ia rencakanan dan ia perbuat, Vernon bingung namun jay masih mendesak, kemudian dari arah belakang muncul pria muda dengan bekas luka diatas alis seperti Charlie. Dikamar Vernon, Dean menemukan foto masa muda Charlie, mereka akhirnya mengetahui apa yang terjadi, jasi selama ini Charlie melakakukan semua ini agar ia menuju pada keabadian.
Jay lalu melepaskan Dean dan Sam dari tuntutan, ia mengaku apa yang dikatakan mreka ada benarnya, kini ia kehilangan sahabatnya, ia tak tahu harus berbuat apa. Dean dan Sam mencari info dan menggali masa lalu Jay, akhirnya mereka menduga kalau Vernon lah yang melakukan itu. Namun Jay awalnya tak percaya, ia sudah kehilangan sahabat. Dean dan Sam meminta bantuan Jay untuk mencari bukti. Akhirnya, Vernon dipanggil keluar oleh Jay. Dean dan Sam menyelinap ke kamar Vernon, mereka mencari sesuatu disana, sedangkan Vernon bertemu dengan Jay. Jay marah pada Vernon dengan apa yang selama ini ia rencakanan dan ia perbuat, Vernon bingung namun jay masih mendesak, kemudian dari arah belakang muncul pria muda dengan bekas luka diatas alis seperti Charlie. Dikamar Vernon, Dean menemukan foto masa muda Charlie, mereka akhirnya mengetahui apa yang terjadi, jasi selama ini Charlie melakakukan semua ini agar ia menuju pada keabadian.
Di tempat Jay, Vernon dan
Charlie.Charlie mencoba membujuk Jay dan Vernon untuk melanjutkan jalan mereka
dengan menajdi abadi, namun Jay menolak. Kemudian datanglah Dean dan Sam, namun
mereka tak banyak membantu karena justru Sam terjerat di tali gantung,
sedangkan Sam terikat dimeja kematian. Taka da yang bisa mereka
lakukan.Kemudian Jay menusukkan pisau kedalam perutnya, yang membuat Charlie
terluka, ternyata sebelumnya Jay telah memasukkan kartu tarot didalam saku jas
Charlie, sehingga Charlie kembali menjadi tumbal. Charlie yang sebelumnya tak
bisa dibunuh oleh apapun, akhirnya tewas. Deand an Sam selamat.
Lain harinya, Dean dan Sam menemui Jay
yang sedang bermain kartu di bar. Dean mengucapkan terimakasih, namun Jay
menerima dengan dingin, ia terpaksa harus membunuh sahabtanya sendiri untuk
menyelamatkan orang yang bahkan tidak ia kenal, namun Dean mengingatkan kalau
Charlie tak akan berhenti sampai disitu saja. Jay meninggalkan kafe itu dan
kartunya lalu ia berjalan dengan putus asa. Lalu Sam keluar menemui Riby yan
berada didalam mobil, dan bersedia mengikuti saran Ruby.
***
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar