Selasa, 11 Juni 2013

Supernatural 4 Episode 12. Criss Angel Is a Douchebag

Iowa, sedang berlangsung pecan magic di ota itu, banyak para pesulap yang datang mengikuti acara tersebut, dikota itu hampir dipenuhi oleh banyak pesulap. Salah satunya seorang pesulap yang sudah menua, ia mulai memainkan kartu dimeja bar dihadapan seorang nelayan perempuan. Pria bernama Jay itu memainkan kartu untukny, sipelayan wanita yang nampak enang dengan permainan kartu Jay, disudut meja lain, seorang pria dan wanita yang sama-sama pesulap melihat tindakan Jay, si pria mencemooh  dan meledek Jay kalau triknya sduah kuno dan ia sudah tak mungkin menjadi idola lagi.
Ditempat lain, disebuah panggung petunjukan, Jay dan 2 orang teman lainnya yang hampir berusia sebaya, mereka melihat latihan seorang pesulap muda, dua teman Jay mencela gaya permainan si pesulap muda itu karena masih kaku, namun Jay mengingatkan kalau dahulu mereka juga sama saja seperti pria muda itu sebelum terkenal, kini pamor mereka sudah meredup, terutama Jay. Saat itu juga Jay mengatkan pada temannya kalau ia akan melakukan trik Meja Kematian diacara pertunjukannya nanti malam. 2 rekannya yang lain, Rekan Jay memperingatkan kalau itu trik yang berbahaya, dan Jay sempat hampir terbunuh saat melakukan trik itu 30 tahun yang lalu, namun Jay tak peduli, jika ia mati, kematiannya pasti akan menjadi berita.
Malam harinya, disebuah pertunjukan kafe, Jay melakukan apa yang ia rencanakan, seuah meja uyang diatasnya terpasang pedang berjajar sekitar 6-8 buah. Jay mempersiapkan diri diikat dimeja itu, dan tali penghubung rangkaian pedang itu dibakar dari ujung, alhasil, dalam waktu yang Jay janjikan ia tak bisa lolos, otomatis tali penyangga itu akan habis terbakar dan rangikaian pedang menancap ditubuh Jay. Jay mulai aksinya, ia kesulitan melepaskan ikatan dimejanya, dari balik tirai nampak adegan yang menegerikan, dan rangkaian pisu itu jatuh tepat diatas tubuh Jay, namun tiray kemudian ia buka, dan ajaib, Jay selamat. Namun ditempat lain, diluar kafe itu, pria pesulap yangsempat mencemooh Jay di dalam bar, tewas secara misterius, ia mendadak terjatuh saat berada dijalan, dan tubuhnya mengeluarkan darah dari beberapa tempat seperti bekas tusukan pedang.
Setelah kejadian itu, pria yang sama yang melakukan latihan di gedung pertunjukan tengah melalukan atraksinya dipinggir jalan, ia memainkan kartu dan seolah sedang dirasuki setan. Deand an Sam melihat tingkah polah si pemuda itu lalu tersenyum dan meninggalkannya. Dean ngobrol kecil dengan Sam,tetang kerasukan setan yang sepat dijadikan trik oleh si pria tadi, Sam lalu bercerita tentang pria yang tewas dengan hampir 10 usukan ditubuhynya, anehnya, pakaian pria itu tidak ada yang robek.
Dean dan Sam mengunjungi wanita teman pria yang terbunuh itu, ia bercerita kalau Vance, bosnya itu mungkin banyak musuh, namun ia sepat menemukan kartu tarot dijas kesayangannya, dan itu aneh karena ia tak pernah suka maen kartu, dean dan sam melihat kartu itu bergambar seorang pria yang tidur diatas meja kematian, Sam dan Dean merasa ada yang bermain sihir sungguhan dan menjadikan orang lain sebagai tumbal.
Jay sangat senang pertunjukannya sukses, sahabat Jay, Charlie sangat heran dengan apa yang dilakukan Jay. Jay mempertunjukan aksi bermain kartunya, lalu bercerita kalau ia akan melakukan Executioner. Charlie melarangnya karena itu juga bahaya, namun Charlie tetap bersikeras, ia ingin namanya kemabli dipuncak lagi.
Ditempat lain, si pria sulap jalanan sedang berada disebuah kafe, ia sedang ngomel tak jelas, dan disana juga ada Charlie serta Vernon, Dean datang menyanyai Vernon tentang kartu dan Vance, Dean menduga Vernon terlibat masalh ini. Si pria tadi, yang bernama Jeb, sedang onterview bersama Jay, ia bercerta soal trik yang percakapan mereka direkam melalui video.Vernon lalu memberitahukan ke Dean tentang seseorng dan menyuruh Dean menemui dia ditempat yang sudah ia beri alamatnya, ternyata sampai dilokasi itu, semua hanya jebakan, Dean ditipu oleh si Vernon.
Dimotel, Sam mencari info lewat internet, kemudian pintu motel diketuk dan itu ternyata Ruby, ia meminta Sam untuk bersiap melawan Lilith, Lilith  harus dibunuh perintah Ruby dan hanya Sam yang bisa melakukan itu.Rubypergi dan menunggu Sam berubah pikiran.
Dean dan Sam lalu bertemu di tempat pertunjukan Jay, Vernon dan Charlie sedang membicarakan aksi Jay mala mini. Dean dan Sam mendekati mereka, ternyata mereka tahu kalau Dean dan Sam ganyalah polisi gadungan. Dean dengan terpaksa akhirnya bilang kalau mreka tertarik dan ingin belajar menjadi pesulap. Dean dan Sam akhirnya ikut nonton pertunjukan Jay. Jay sudah siap dengan pakaian yang diikat dan ia digantung diatas panggung. Ia hanya punya waktu 1 menit untuk melepaskan ikatnya kalau tidak ia akan tergantung.
Dan sepertinya s emua penonton menduga ia tak bisa melakukannya, dari bayangan dibalik layar, nampak tali itu menggantung leher Jay, namun ajaiblagi, Jay selamat. Namun ditempat lain, Jeb, yang sedang berada dikamarnya, secara misterius, sebuah tali menjalar dengan sendirinya dan menggantung tubuh Jeb, tepat saat Jay selesai menjalankan pertunjukannya.Sam sangatheran melihat penampilan Jay.
Dikamar motel, Dean dan Sam mencari profil Jay, ternyata ia memang pesulap hebat 70 th yang lalu. Sam bertanya pada Dean apakah mereka akan menajdi pemburu sampai usia tua, tapi Dean ebrfikir kalau mereka akan mati sebelum menjadi tua.
Di apatermen Jeb, ambulan membawa jenasah Jeb, Dean menemukan kartu tarot dengan gambar orang gantung diri bersama dengan diektmukannya jenasah Jeb. Mereke berniat mengikuti Jay dan memperingatkan perbuatannya.Akhirnya mereka menemukan Jay, dan menangkapnya di apatermennya.Jay heran dan terkejut saat mereka bercerita soal Tarot. Jay nampak meyakinkan kalau ia tak tahu apapun. Dean dan Sam mengikat Jay dikursi, lalu mereka berdebat berdua dibelakang Jay, saat mereka berbalik, Jay sudah bisa melepaskan diri dari ikatan. Deand an Sam berlari keluar mencobamengejar, namun belum sempat keluar apatermen, polisi sudah datang menangkap mereka atas laporan Jay. Deand an Sam harus berada dikantor polisi.
Lain waktu, Charlie meminta Jay untuk terus berkarya lagi, ia membujuk Jay inilah saatnya nama tenar Jay tumbuh lagi. Jay bercerita kalau sebenarnya ia melakukan meja kematian karena ia berniat utuk bunuh diri, Charlie terkejut mendengarnya. Malam itu, Jay melakukan meja kematian lagi. Semua dipersiapkan dengan baik, dan ia pun sukses lagi melakukan itu samapi diakhir pertunjukan ada teriakan dari belakang panggug. Jay ikut berlari kebelakang panggung, dan terkejut saat melihat Charlie tewas dengan luka yang sama seperti Vance.
Jay lalu melepaskan Dean dan Sam dari tuntutan, ia mengaku apa yang dikatakan mreka ada benarnya, kini ia kehilangan sahabatnya, ia tak tahu harus berbuat apa. Dean dan Sam mencari info dan menggali masa lalu Jay, akhirnya mereka menduga kalau Vernon lah yang melakukan itu. Namun Jay awalnya tak percaya, ia sudah kehilangan sahabat. Dean dan Sam meminta bantuan Jay untuk mencari bukti. Akhirnya, Vernon dipanggil keluar oleh Jay. Dean dan Sam menyelinap ke kamar Vernon, mereka mencari sesuatu disana, sedangkan Vernon bertemu dengan Jay. Jay marah pada Vernon dengan apa yang selama ini ia rencakanan dan ia perbuat, Vernon bingung namun jay masih mendesak, kemudian dari arah belakang muncul pria muda dengan bekas luka diatas alis seperti Charlie. Dikamar Vernon, Dean menemukan foto masa muda Charlie, mereka akhirnya mengetahui apa yang terjadi, jasi selama ini Charlie melakakukan semua ini agar ia menuju pada keabadian.
Di tempat Jay, Vernon dan Charlie.Charlie mencoba membujuk Jay dan Vernon untuk melanjutkan jalan mereka dengan menajdi abadi, namun Jay menolak. Kemudian datanglah Dean dan Sam, namun mereka tak banyak membantu karena justru Sam terjerat di tali gantung, sedangkan Sam terikat dimeja kematian. Taka da yang bisa mereka lakukan.Kemudian Jay menusukkan pisau kedalam perutnya, yang membuat Charlie terluka, ternyata sebelumnya Jay telah memasukkan kartu tarot didalam saku jas Charlie, sehingga Charlie kembali menjadi tumbal. Charlie yang sebelumnya tak bisa dibunuh oleh apapun, akhirnya tewas. Deand an Sam selamat.
Lain harinya, Dean dan Sam menemui Jay yang sedang bermain kartu di bar. Dean mengucapkan terimakasih, namun Jay menerima dengan dingin, ia terpaksa harus membunuh sahabtanya sendiri untuk menyelamatkan orang yang bahkan tidak ia kenal, namun Dean mengingatkan kalau Charlie tak akan berhenti sampai disitu saja. Jay meninggalkan kafe itu dan kartunya lalu ia berjalan dengan putus asa. Lalu Sam keluar menemui Riby yan berada didalam mobil, dan bersedia mengikuti saran Ruby.
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar