Disebuha
studio besar, beberapa kru film sedang menyiapkan film misteri. Set lokasi
hampir mirip dengan lokasi sebenarnya, pondok tua dikelilingi dengan
pohon-pohon cemara. Beberapa pemian sedang berakting, dan Tara, pemain utamanya
agak kesulitansaat ia harus berteriak ketakutan. Shooting film pun
diistirahatkan sebentar.Tara bercakap-cakap dengan beberapa kru dan pembantu
umum, mereka asyik bercerita tentang lokasi syuting yang dihantui atau
cerita-cerita mistis lainnya. Saat tara
sendirian dibelakang studio, ia melihat mayat pria yang tadi ngobrol dengan
dirinya tergantung diatas kabel dan sekilas ada bayangan hantu disebelahnya.
Berita kematian kru itu menyebar kesemua tempat, Dean dan Sam pun
akhirnya tertarik masuk ke lokasi syuting itu, mereka justru dikira produser
sebagai PA, tentu saja kesempatan itu dimanfaatkan Sam. Mereka menyamar jadi
pekerja disitu, sekaligus bisa bertanya-tanya pada beberapa saksi melakukan
pengecekan dengan IMF tapi tidak ada hasil.
Dean bertemu dengan Tara, dan ia menaku fans berat Tara. Dean pun
bertanya tentang muka korban yang tewas itu, Tara sempat mengambil foto bersama
pria itu, Dean sangat terkejut karena ia familiar dengan orang itu.
Dean dan Sam lalu kerumah orang itu setelah meminta alamatnya.
Orang itu ternyata memang datang dihari itu, berpura-pura mati agar rumor
tentangnya bisa menaikkan popularitas film yang sedang diproduksi, orang itu
mengaku dibayar produser untuk memalsukan kematiannya, tentunya ia menyemar
dengan muka yang tidak dikenali orang awam. Dan soal penampakan, itu dibuat
dengan sebuah slide.
Hari selanjutnya syuting dimulai lagi, sempat ada adegan Tara
membaca sebuah mantra bahasa latin. Dan saat istirahat, seorang produser
berjalan kea rah belakang panggung, ia berjumpa dengan seorang wanita berwarna
pucat, wanita itu merayunya lalu mengajaknya ke atas. Saat pengambilan gambar
dilokasi syuting, tiba-tiba tubuh orang itu jatuh tergantung ditengah-tengah adegan. Seluruh orang berteriak ketakutan.
Dean dan Sam melalukan pengecekan melalui rekaman dvd, Sam melihat
ada hantu yang tertangkap kamera, seorang hantu dari sebuah film tempo dulu.
Sam mencari info, ternyata wanita itu dahulu bintang film, Elise Drummond punya
afair dengan studio executive Dia menggunakannya, memecatnya,membiarkannya
miskin. Lalu ia bunuh diri menggantung saat sedang ada syuting. Mereka lalu
mencari makan Elisa, menggali dan membakarnya.Sam sebenarnya tak habis pikir
kenapa setelah 75 tahun berlalu, Elisa baru melakukan pembunuhan ini sekarang.
Setelah itu, terjadi lagi pembunuhan dilokasi syuting yang sama,
seorang pria didatangi hantu dengan muka rusak, pria itu tewas setelah tubuhnya
masuk kedalam kipas angin raksasa. Dean dan Sam tak habis pikir, hantu siapa
lagi yang datang.
Karena kejadian itu, film dihentikan produksinya untuk sementara waktu.Sam lalu ingat tentang pelafalan scrip yang sempat diucapakan Tara, menurut Sam itu kemungkinan benar-benar mantra asli untuk membangkitkan arwah. Mereka datang keproduser dan menanyakan hal itu, produser berkata naskah itu buatan Walter, dan sudah ia lakukan banyak perubahan.
Karena kejadian itu, film dihentikan produksinya untuk sementara waktu.Sam lalu ingat tentang pelafalan scrip yang sempat diucapakan Tara, menurut Sam itu kemungkinan benar-benar mantra asli untuk membangkitkan arwah. Mereka datang keproduser dan menanyakan hal itu, produser berkata naskah itu buatan Walter, dan sudah ia lakukan banyak perubahan.
Dengan sebuah jimat Walter mengendalikan arwah-arwah itu.Arwah itu
kembali datang hampir saja melakukan pembunuhan lagi, tapi untung Dean segera
datang. Walter mengaku dendam karena proyek film itu adalah proyek nya, tapi
direbut oleh orang lain begitu saja. Walter bahkan memanggil 3 hantu sekaligus,
hantu-hantu itu tak menampakkan diri, tapi Sam berfikir kalau hantu itu mungkin
bisa nampak melalui kamera HP (kamera HP menangkap gelombang elektromagnetik
seperti alat IMF). Benar dengan melihat melalui HP, Dean menembak hantu itu
satu-satu. Sedangkan Sam diluar mengejar Walter, Walter bahkan menghancurkan
jimatnya. Sam memperingatkan kalau arwah-arwah itu akan mengejar Walter jika ia
merusak jimat itu, beanr..3 Roh sekaligus mencabik-cabik tubuh Walter.
Film
akhirnya kembali diproduksi, dan menangkap arwah melalui layar HP dijadikan ide
dalam film itu.Perlu diketahui, sutradara filmnya adalah McG. Kru serial ini.
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar