Sam terbangun setelah mimpi buruk, dalam
mimpnya ia melihat seorang pria terperangkap dalam mobil, setelah masuk garasi,
dan terbunuh karena sesak nafas. Sebelum kejadian, semua kunci mobil terkunci
dengan senidirnya. Sam mendapat seperti penglihatan lewat mimpi, dia buru-buru
membangunkan Dean dan mengajak nya berangkat ke Michigan, sampai dilokasi,
sudah banyak polisi dn mobil ambulan membawa jenazah pria tadi. Sam masih tak
percaya ia mendapatkan firasat tersebut, tapi tak bisa menyelamatkannya.
Orang-orang sekitar menduga bunuh diri biasa, namun Sam yakin ada sesuatu yg
membunuhnya.
Selang hari Dean dan Sam berkunjung kerumah duka dengan menyamar
sebagai pendeta (father simmons dan father Freeley), Sam kemudian mendekat ke
Max, putra korban dan Dean mencari sesuatu disekeliling rumah dengan alat
pelacaknya, namun mereka tak mendapatkan apapun. Setelah kembali ke motel, Sam
sakit kepala dan ia melihat pembunuhan lainnya, ia melihat Roger Millers tewas
di wapatermennya terjepit pintu jendela, dan itu perbutan sesuatu yang tak
kasat mata. Dean dan Sam melaju ke lokasi, Sam agak aneh karena ia sekarang
mendapat pernglihatan justru saat ia terbangun, dan apa kaitannya Sam dengan
keluarga Millers.
Mereka sampai ke apatermen roger dan semapt memeringatkan Roger kalau ia dalam bahaya, namun Roger tak mau dengar dan emmaksan Dean-Sam naik ke apatermennya melalui tangga darurat, anmun saying. Sesampai disana, mereka terlambat. Mereka kemudian menemui Max, karean Sam rasa ia korban berikutnya.
Mereka sampai ke apatermen roger dan semapt memeringatkan Roger kalau ia dalam bahaya, namun Roger tak mau dengar dan emmaksan Dean-Sam naik ke apatermennya melalui tangga darurat, anmun saying. Sesampai disana, mereka terlambat. Mereka kemudian menemui Max, karean Sam rasa ia korban berikutnya.
Sebelum menemui max, mereka mencari info ke bekas tetangga mereka,
tetangga itu menjelaskan tentang masa kecil Max yang selalu dipukul ayah dan
pamannya, ibu angkatnya tidak bisa menolong dan hanya diam saja. Saat mereka
akan kerumah Max, Sam mendapat penglihatan Max sedang mengancam dan membunuh
ibu angkatnya. Max seperti punya kemapuan tekekinetis yang mampu memindahkan
benda dengan pikirannya.
Untung saja mereka datang tepat waktu, Sam mencoba
untuk berdialog dengan Max. Ayah Max menyalahkan max atas kematian iobunya,
ketika Max Bayi, ibunya tewas sama persis seperti kematian Mary, maka dari
ituSam sadar kenapa Max terhubung terhadapanya. Namun ternyata Max tak mau dengar, ia tetap mau membunuh ibu angkanya dan mengurung Sam didalam toilet
dengan mengganjal pintu toilet dengan lemari ebsar, didalam toilet Sam mendapat
penglihatan Max membunuh ibu angkatnya namun dihalangi Dean dan Dean tewas, hal
itu yang membuat adrenalin Sam meningkat dan dengan gerakan tangannya Sam mampu menggeser lemari besar itu.
Sam datang
ke kamar ibu angkat Sam dan mencoba merayu Max agar membiarkan ibunya pergi,
senapan yang sduah melayang-layang, yang sebelumnya diarahkan ke ibu angkatnya,
seketika dibalik oleh Max sendiri ke arahnya dan ia tembakkan kedirinya
sendiri. Max tewas, sedangkan ibu angkatnya mengaku semua itu perbuatan Max.
Di
motel, sam sempat bercerita kepada Dean kalau saat ia terdesak, ia bisa bertelekinetis.
Sam takut Sesuatu yang buruk terjadi pada dirinya, namun Dean yakin hal iutu
tidak akan terjadi, karena ada dirinya yang akan selalu melindungi Sam.
***
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar